« April 2005 | Main | June 2005 »

Back to Work

mmmm back to work nih...setelah cuti 3 hari...i have doing something about my future life. BTW isue2 tentang sweping banyak bgt ya, kasian aja sama warnet2 kecil,klo mereka mesti kena denda beratus2 juta just because microsoft.siapakah yg mesti disalahkan, para pembajak atau microsoft yang menjual produknya terlalu mahal ^_^.

menghimbau tentang sweping...c'mon guys knp gak coba pake linux???memang sih gak begitu user friendly but klo udah terbiasa asik juga kok...hehehehe bukannya promosi but gw cuman mo sharing pengalaman aja memakai linux.gak kalah kok aplikasi2nya dibanding windows, asal sering2 update aja yang paling penting ;)

ya....turut berduka cita untuk warnet2 yg udah kena sweping :)

Bila Harus Kehilangan

Publikasi: 18/05/2005 09:22 WIB

eramuslim - Seringkali sesuatu yang tadinya menjadi milik kita, atau sesuatu yang berada dekat dengan diri kita, menjadi begitu berharga ketika ia telah pergi, meninggalkan diri kita. Entah itu karena dipaksa, terpaksa, atau dengan sukarela. Seringkali, ketika ia masih menjadi bagian dalam hidup kita, ia tak mendapatkan penghargaan selayaknya, atau setidaknya mendapatkan perhatian cukup dari diri kita. Namun, bila ia telah pergi atau hilang, rasanya penyesalan yang terasa tak kan berkesudahan.

Contoh paling sederhana adalah ketika kita jatuh sakit, seringan atau seberat apapun, pastinya kita akan merindukan masa-masa ketika sehat. Betapa menderitanya bila harus menanggung sakit, sedangkan kita menyaksikan orang lain yang sehat dapat beraktivitas dengan optimal tanpa terganggu. Mungkin saja, ketika penyakit itu belum menghampiri, kita sering lupa untuk mensyukuri, betapa nikmat sehat itu mahal harganya.

Saat kedua orangtua masih menunggu kita pulang ke rumah, menjadi tempat berbagi yang setia, yang selalu siap mencurahkan segenap kasih sayang mereka dan memberikan segalanya untuk diri kita, kita tak menyadari bahwa ketika kelak mereka telah tiada, kita baru akan merasakan bahwa keberadaan mereka tak tergantikan.

Memiliki teman sungguh menyenangkan, dan masing-masing dari mereka pastinya meninggalkan bekas tersendiri dalam benak kita. Terhadap seorang teman dekat, kita mungkin berpikir bahwa senang sekali bila kebersamaan dengannya dapat terjaga sampai kapanpun. Namun kehidupan menjalankan skenario yang seringkali tak terduga. Kita tak akan pernah menyangka, kapan kebersamaan itu akan ternoda bahkan rusak oleh sesuatu yang menggangu dari luar, ataupun yang timbul dari dalam diri masing-masing. Atau perpisahan harus terjadi oleh sebab lainnya.

Bergelimang harta kekayaan tak selamanya akan membuat hidup seseorang menjadi tenang. Bahkan berbagai kekhawatiran akan muncul, dan kerap meresahkan. Takut kehilangan, sebab sekian banyak harta yang dimiliki telah dikumpulkan susah payah, dengan cara apapun. Demikian juga dengan keluarga, anak-anak dan istri atau suami. Mereka semua ibaratnya permata yang ingin selalu dijaga. Bayangkan, apabila suatu saat musibah datang, dan kita harus kehilangan salah satu atau bahkan semua.

Seringkali seorang manusia yang tidak bisa menghargai apa yang telah diamanahkan untuk menjadi miliknya, akan menyesal sejadi-jadinya bila kelak ia kehilangan sesuatu tersebut. Penyesalan itu berbuahkan air mata tak habis-habis serta kesal yang berkepanjangan, bahkan tak jarang yang lantas menyalahkan takdir bahkan menuding ketidakadilan Tuhan sebagai penyebab. Padahal Allah memberikan serta mencabut sesuatu dari kehidupan kita pasti disertai maksud dan tujuan di baliknya. Bila kita mau merenungkan segala kejadian yang dialami, lautan hikmah yang akan kita temui. Pasti terdapat hikmah besar di balik setiap peristiwa yang kita alami. Apakah itu akan membuat kita semakin dekat dengan-Nya, ataukah semakin jauh, hanya kita sendiri yang bisa menjawabnya.

Seseorang yang berusaha demikian keras untuk mempertahankan apa yang telah menjadi miliknya, baik dengan ‘menguncinya’ rapat-rapat, menyembunyikannya supaya tak hilang, atau menyewa sekian banyak bodyguard demi menyelamatkan harta miliknya itu, tetap saja ia tak bisa berbuat apa-apa bila harus kehilangan. Entah dengan cara apapun kehilangan itu terjadi.

Maka, bila kita harus kehilangan, apapun yang kita cintai, relakanlah ia. Sebab mungkin saja Allah mengambilnya dari kita sebab akan digantikan oleh yang lebih baik lagi. Yang jelas, Sang Khalik pasti memiliki rencana tersendiri bagi setiap hamba-Nya. Apa yang menurut diri kita baik, belum tentu itu yang terbaik di hadapan Allah. Dan sebaliknya, apa yang kita tidak sukai, bisa jadi itu adalah yang terbaik dari Allah dan sesuai dengan yang kita butuhkan.

Sesungguhnya segala sesuatu yang berada dalam ‘genggaman’ kita, bukanlah milik kita sepenuhnya. Mereka hanyalah titipan, yang sewaktu-waktu akan diambil oleh Sang Pemilik, kapanpun bila Ia berkehendak. Bila saat itu tiba, kita tidak akan berdaya untuk menahannya barang sedetikpun.

---- Thanks to Allah, I have u honey :-*  n Thanks to All too I can Pass My Difficult Time -----

Bulan Merried

Gila ya.....bulan ini bulan kawin bgt sih :D kebayang ke undangan terus sabtu-minggu dan kadang hari kerja....people apakah emang skr lagi pada ngebet kawin ya hehehehhehehe???????? sabtu kawinan Joe+Atiek "selamat ya say....akhirnya setelah 8 thn kalian membina hubungan,maju juga tarafnya ke jenjang perkawinan i'm very happy for that" trus buat Erly...dia tetangga yg dah gw anggap adek sendiri..."mana langkahannya????".....but untuk semunya i'm happy for u guys ;)

hari ini anniversary gw, masih seumur jagung makanya masih banyak perlu belajar dan mengerti karakter masing2.love u honey hope we will make this relationship like Joe+atiek n Erly+Elmi ^_^

Cinta

Cinta......

satu kata mujizat yang mmmmm....susah di beri makna
sampe saat ini pun aku blom begitu paham akan cinta
yang aku tau begitu cinta menghampirimu...
engkau akan tersenyum manis dengan air muka bahagia
tetapi begitu cinta meninggalkanmu engkau akan menangis

kadang engkau tak tau apakah engkau mencintai seseorang
itu adalah permainan waktu yang mesti diterima
dengan cinta engkau bisa merubah segalanya
merubah dirimu, sifatmu tanpa engkau sadari
demikian kekuatan cinta....semoga engkau semua mendapatkannya

- Dedicated for Rifany Reza....Thanks For loving Me so much -